Baju Pokea Anu(nya) Ana Kendari; Membuat Istilah Lokal Menjadi Lebih Kreatif




Awalnya satu kegiatan yang namanya "DESAIN" itu terkesan Rumit,,, Susah,,, Makan Waktu. Saya hanya senang dengan yang namanya komputer apalagi soal utak-atik. Tapi suatu kala, di suatu senja di musim yang lalu (weeehh..Om Broery) pikiran itu dipaksa dibuka oleh teman yang bernama papanya Idho (Hmm...Sapa dia?). Bahwa yang namanya ide kreatif itu Unik dan tidak ada yang sama di dunia ini, karena Ide itu datangnya dari "SINI" #sambil tunjuk kepala dan hati. Walaupun usaha sama tapi hasil kreasinya pasti beda termasuk NASIB.



Maka mulailah berpetualang mencari Ide, pertama yang muncul adalah berpikir membuat lokalisir SPG, dana sumbangan bertopeng Panti Asuhan. Tapi terlalu mudah dan tidak kreatif. Kerja! itu pesannya Almarhum Ayah.
Terus Papa Idho berkata "buat saja baju Bro... saya akan bantu" Ok. Mulai dari itu saya tekadkan untuk membuat sebuah Apparel baju yang Insya Allah nanti akan menguasai pangsa pasar baju distro, mengubur impian para begundal-begundal impor itu. Pungkas AY.


Mencari Brand Image
Hmmm ini yang membuat lama saya berada di Warkop untuk berpikir mencari judulnya. Tidak mungkin saya buat baju mereknya Ocean Pasific Jilid II atau Macbeth Putaran kedua. Sampe pada akhirnya, I'm lost in Konaweha River. Bertemu dengan Raja pokea dan memberiku suatu masukan yang terkristalisasi dan mengaktual dipikiran dan tindakan saya. Akhirnya dapat BajupokeA final result judul merk dagang untuk ide kreasiku, Alhamdulillaah Judul sudah ketemu. Tapi desain lagi, tema lagi, sampai bolos kerja gara-gara ini barang. Pada akhirnya dengan kemauan yang keras dan belajar, itulah kuncinya. Kisah AY: Adnin Yasir Owner Baju Pokea.

Lanjut AY; Saat ini saya bersyukur sekali karena lewat BajupokeA inilah saya mengenal banyak orang kreatif di Kendari. Ternyata Kota Kendari tidak bisa diremehkan. Soal kualitas desain dan tema kita tidak kalah dengan desainer luar. Contohnya saja AnacondA, anabule.co, Kaos Sultra, Wa Ina dan yang terakhir ini BontiT-shirt ini yang selalu membuat saya bersemangat dan bergairah. Dari berbagai hasil kreasi inilah saya lagi-lagi banyak menimba ilmu bagaimana cara mendesain yang benar, cetakan yang High Quality serta bahan kain kaos yang good. Thanks to Daniat Ray Putra dan Muhammad Hajar S. (Owner dan Desainer Bonti T-shirt), Rendra Manaba (Ini yang namanya Papa Idho), Derlianun (Owner Warkop Nderlin), Rafky (Kiky Sablon) dan mungkin masih banyak teman-teman yang tidak bisa saya sebutkan. Thanks very much, You are my Inspiration.



Baju Pokea mengangkat istilah lokal, berupa desain kreatif ke dalam sebuah baju kaos. Dengan tagline ‘Anu(nya) Ana Kendari’. Baju Pokea mencoba menggunakan plesetan-plesetan kata atau istilah baik yang sudah punah maupun yang lagi update tren masa kini yang sering digunakan anak-anak muda, mungkin juga orangtua dalam bergaul, berkumpul, berdiskusi maupun berkelahi dan tawuran.



Berhentilah berbicara besar (borro) dan tawuran, saatnya kita berlomba-lomba berkarya menghasilkan produk untuk membangun dan mengembangkan Diri, Keluarga, Oranglain, Komunitas, Masyarakat, Kota dan NKRI. Industri Kreatif bertujuan untuk itu semua.


Sumber: https://www.facebook.com/notes/adnin-yasir/risalah-bajupokea/10151149082338913
Gallery Baju Pokea: Kopi KK, Jl. Supu Yusuf No. 83 Kota Kendari
Adnin Yasir


Bonti T-shirt; Ancestor Heritage of Southeast Sulawesi on T-shirt





Bonti T-shirt adalah Clothing khas Sulawesi Tenggara, berdiri sejak 1 Muharam 1429 / 23 Oktober 2008. Dengan mengusung dan mengangkat Budaya, Seni, Permainan serta Olahraga Rakyat Sultra yang diaplikasikan ke dalam Design Kreatif berbentuk T-shirt. Bertujuan untuk melestarikan Kesenian dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara.

Kami menjual Seni dan Budaya, dengan taste yang lebih bermartabat. Bukan sekedar memenuhi kebutuhan sandang masyarakat baik lokal, domestik maupun mancanegara. Kami bisa saja membuat desain sangat-sangat simple "I love Kendari" misalnya; dengan font comic sans over stretching, dan simbol hati berwarna merah. Lalu mencetaknya dalam jumlah banyak menggunakan bahan carded. Tapi pada akhirnya pesan produk menjadi murahan.



Kami menjual kualitas dengan kuantitas produksi terbatas, untuk 1 design hanya dicetak 12 pcs. Disetiap design kami melakukan observasi dan penelitian terlebih dahulu sebelum mencetaknya ke dalam T-shirt berbahan combat. Selain sebagai wujud pelestarian Seni dan Budaya Sultra, kami juga mengangkat kearifan lokal serta memberi pesan dan kesan kepada khalayak bahwa Seni, Budaya, Permainan dan Olahraga Rakyat Indonesia sangatlah bernilai buat pembangunan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.




Catalog: https://www.facebook.com/Bontees


Alamat: Jl. Syeh Yusuf 1 No. 1 Kota Kendari - Sulawesi Tenggara.

#Online Shop
SMS/CALL: 082324 792 777
PIN BB: 7468400C


Anabule.co: Berjuang Melawan Brand Clothing Asing

Kamis, 19 Juni 2014


Sumber : http://indonesiakreatif.net
Asal muasal kata “anabule” adalah ‘terdamparnya’ seorang serdadu Belanda bernama Vosmaer di teluk Kendari. Ia tanpa sengaja singgah dari perjalanannya mengelilingi pantai timur Celebes (Sulawesi) mulai di Gorontalo, Poso, Togian, dan menyusuri teluk Tomini hingga memasuki teluk Tolo dalam perjalanan pulang ke Makassar. Teluk tempat Vosmaer singgah pada 9 Mei 1831 itu sekarang bernama Kendari. Ia sangat kagum dan tertarik dengan teluk tersebut sehingga mendorongnya membuat peta, melakukan penelitian, dan menamainya dengan “Vosmaer Baai”. Kata “anabule” hakikatnya digunakan oleh masyarakat lokal khusus kepada para penjajah Belanda serta Jepang.
Sejak tahun 2007, kata itu sudah dipatenkan sebagai sebuah brand local clothing Kendari dengan merek anabule.co. Ini adalah sebuah bentuk pergerakan dalam memopulerkan merek lokal di negeri sendiri. Tidak ada unsur kotor, jelek dan hina dengan istilah kata anabule. Makna kata itu bagi para penggiat kreatif di Kota Kendari adalah sebuah bentuk perjuangan untuk mengurangi produk luar negeri (import) dan menumbuhkan rasa bangga dan cinta akan produk dalam negeri.
Zaman sekarang tanpa kita sadari, merajalelanya produk asing di pasar domestik baik telah menjadi bentuk penjajahan ekonomi dan sosial. Apalagi kehidupan berpolitik bangsa kita sudah teracuni oleh sistem dan ideologi asing. Bukan lagi berdasarkan budaya lokal dan adat istiadat Indonesia. Sekali lagi jangan tersinggung dengan kata anabule. Tidak semua dan selamanya yang dianggap kotor, jelek, dan hina itu tidak berguna dan bermanfaat. Sebaliknya, mari kita dukung anabule.co agar menjadi brand clothing yang tersebar di mancanegara.
— Tautan Luar: • Twitter anabule.co (https://twitter.com/anabule_co) • Blog anabule.co (http://anabuleidiotis.blogspot.com/)


Kendari Urban Trace (K.U.T) Simply Movements




The Beginning of The Story | Ide awal hingga tim ini terbentuk berasal dari pemikiran 2 lelaki keren yaitu Fandi Sandewa dengan Khaidir Ruslan Fathuddin, Saat itu mereka baru saja selesai menonton video aksi Parkour and Free Running di youtube. Dalam video tersebut mempertontonkan aksi sebuah tim yang perform pada sebuah festival besar disebuah kota di Spanyol. Karena ingin keren seperti tim itu, akhirnya keduanya memutuskan untuk membentuk sebuah tim talent. Maka lahirlah nama Kendari Urban Trace (K.U.T). Setelah berdiskusi untuk musyawarah mufakat bersama teman-teman yang lainnya, nama itu disepakati bersama. Jadi saat perform kami menggunakan nama tersebut.
Sebenarnya Team K.U.T ini berakar dari Parkour and Free Running Kendari. Parkour and Free Running Kendari sendiri terbentuk pada tanggal 28 Desember 2008, yang awal berdirinya diketuai oleh Andika Ginanjar Putra. Agar tidak terjadi kebingungan dan ketimpangan, nama team K.U.T kami gunakan pada saat perform saja. Nama Parkour and Free Running Kendari tetap menjadi nama utama saat kami latihan harian ditempat-tempat hangout di Kota Kendari.
K.U.T Talent Squad | Berikut nama-nama tim inti dari Kendari Urban Trace (K.U.T) Talent Squad : ANDIKA GINANJAR PUTRA, FANDI SANDEWA, FAIZAL JUMAIN RAHMAN, MUHAMMAD SALAHUDDIN ALAYYUBI, LD.FIKAR, HELSON MANDALA PUTRA, MUH. RIZAL BASRI, ERIK ASTRADA, EKO RESTU SYAHPUTRA, RAMON, KHAIDIR RUSLAN FATHUDDIN. Dan teman-teman di Parkour and Free Running Kendari lainnya.
K.U.T On Stage | Event-event apa saja yang telah kami ledakkan dan kerjakan? mau tahu? oh... jama’ah, berikut beberapa aksi K.U.T yang sempat kami dokumentasikan: *Kendari Expo 2013.
*Mewakili sanggar tari Kendari Kreatif pada “Pagelaran seni dan budaya” Konawe Expo 2013.
*Urban Music and Art Exploration - Fakultas Hukum UHO 2013.
*Fun bike HUT BPD Sultra 2013
*Live on Kendari TV
*Kendari Kreatif Fest 2013 (Penyelenggara)
*Jamreg Celebes Kendari 2013 (Tuan Rumah)
*Jamreg Celebes Palu 2014
K.U.T Clothing | Selain sebagai talent utama di Kendari Kreatif. K.U.T juga memiliki produk clothing sebagai bentuk dari sebuah usaha mandiri, dengan mengangkat brand K.U.T. Cloth. Awalnya ini hanya iseng-iseng yang dilakukan oleh Fandi Sandewa dan Khaidir Ruslan Fathuddin, dulunya hanya sekedar menyablon tshirt untuk dipakai secara pribadi. Pada saat mereka mengenakan tshirt hasil karya sendiri disetiap jadwal rutin latihan, teman-teman yang lain ternyata berminat karena melihat perbedaan yang sangat mencolok jika menggunakan brand sendiri, tentunya jauh lebih keren dibandingkan dengan teman-teman yang tidak mengenakan produk K.U.T. Akhirnya teman-teman yang lain mulai memesan untuk dibuatkan tshirt tersebut. Maka dimulailah produksi kecil-kecilan, hasil keisengan mereka ini di upload pada akun social network parkour free running kendari, dan tidak menyangka sama sekali, banyak praktisi parkour yang ada diluar pulau Sulawesi tertarik dan memesan t-shirt K.U.T yang merupakan produk hasil karya sendiri. Puji syukur kami atas apresiasi yang luarbiasa dari kawan-kawan diluar Kota Kendari, karena produk clothing kami telah sampai dipelosok pulau Jawa dan pulau Sumatera. Bagi agan-agan yang mau keren dengan produk kami, berikut beberapa pilihan contoh desain dari K.U.T cloth :
K.U.T Contact | `Facebook page : Kendari Urban Trace Link (https://www.facebook.com/KendariUrbanTrace) `Twitter account : @KendariUrbanTrace Link (https://www.twitter.com/KendariUrbanTrace) `YouTube channel : Kendari Parkour Free Running Link (http://www.youtube.com/user/99fahrul) `E-mail : Haidir.kut@gmail.com 'Teruslah bergerak untuk menghasilkan energi positif, dengan bergerak kesehatan jasmani dan rohani tetap terjaga'.
Copyright @ 2014 Kendari Kreatif. Designed by Templateism | MyBloggerLab

Media Kreatif Sulawesi Tenggara

Media Kreatif Sulawesi Tenggara
Follow Twitter @sultranesia
Back to top
  • L3